Hasil buruk terakhir yang didapat Chelsea adalah saat mereka cuma bisa bermain imbang 1-1 saat menjamu Birmingham di babak kelima Piala FA malam kemarin. Kondisi tersebut memaksa harus The Blues menjalani laga ulangan di kandang lawan.
Faktanya, skor 1-1 itu membuat Chelsea cuma menang sekali dalam enam pertandingan terakhir. Kondisi yang membuat posisi Villas-Boas di kursi pelatih 'Si Biru' diusik dan terancam dicopot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditunggu tantangan besar di kancah Eropa, Villas-Boas masih menyimpan keyakinan. Karena level Liga Champions berbeda dengan kompetisi lokal, dia percaya akan bisa meraih hasil bagus.
"Ini pertandingan di Eropa, semua pemain ingin turun karena ini adalah Liga Champions, sebuah kompetisi yang ingin dimainkan semua orang. Persiapannya berbeda, tipe sepakbola yang berbeda," sahut Villa-Boas di TheSun.
"Kami akan lebih punya daya saing, bermain baik dan kami bisa menuntaskan bisnis kami di sini," lanjut pria berkebangsaan Portugal itu.
Kekalahan atas Napoli akan membuat posisi Villas-Boas benar-benar dalam ancaman. Santer beredar kalau Roman Abramovic sudah gerah dengan minimnya daya saing John Terry cs dan kini sudah menyiapkan sosok pelatih pengganti.
"Yang pertama Napoli, lalu kita lihat (selanjutnya). Tapi jika kami bisa melewati Napoli maka kami akan punya kesempatan yang bagus, tergantung apa yang kami dapat saat undian."
"Itu akan jadi tantangan yang besar. Semua orang tahu apa yang Napoli lakukan di fase grup, yang membuat Manchester City terdepak, Tapi saya pikir kami punya kesempatan," tuntas dia.
(din/roz)











































