Arsenal memang bisa memenangi pertandingan leg II babak 16 besar lawan AC Milan. Tetapi Milan-lah yang pada akhirnya bisa tersenyum karena tetap sukses melaju ke babak perempatfinal, seraya mengakhiri "kutukan" lawan klub Inggris.
Menjamu Milan di Emirates, Rabu (7/3/2012) dinihari WIB, Arsenal menggebrak dengan gol Laurent Koscielny saat laga baru berjalan tujuh menit.
Tomas Rosicky dan Robin van Persie kemudian menambah gol untuk Arsenal, yang menyudahi paruh pertama dengan skor 3-0. Namun, tak ada gol tambahan yang lahir dan Arsenal pun tersingkir dengan agregat 3-4 karena kalah 0-4 di leg I.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milan sendiri pada tahun 2004 lalu pernah disingkirkan Deportivo La Coruna di perempatfinal Liga Champions setelah kalah 0-4 di leg II meski memenangi leg I dengan skor 4-1--Milan kalah agregat 5-4. Pengalaman itu jelas bikin Rossoneri sempat ketar-ketir menghadapi semangat membara anak-anak The Gunners.
Akan tetapi, keberhasilan meredam kekalahan di leg II ini menjadi 0-3 saja membuat Milan kembali bisa melewati babak 16 besar, semenjak kali terakhir melakukannya pada musim 2006-07 lalu.
Selama tiga kesempatan--dari empat musim terakhir--tampil di Liga Champions, Milan selalu dikandaskan wakil Inggris di babak 16 besar. Di tahun 2007 ada Arsenal, Manchester United di 2009, dan musim lalu Tottenham Hotspur.
(krs/mrp)











































