Di leg I bulan Februari lalu, statistik mencatat penguasaan bola Leverkusen tak sampai 30% dan hanya empat dari delapan tembakan mereka yang mengarah ke sasaran. Bandingkan dengan Barca yang menguasai bola hingga lebih dari 70% dan melakukan 11 tembakan.
Laga itu berakhir untuk kemenangan Lionel Messi dkk. Leverkusen harus mengakui keunggulan tamunya itu dengan skor 1-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada banyak hal yang saya khawatirkan dari menghadapi Barcelona. Saya sudah melihat banyak pertandingan mereka dan mereka selalu banyak menguasai bola," sahut Dutt di situs resmi UEFA.
"Apa yang bisa kami lakukan dengan penguasaan bola yang sedikit? Ini bukan sekedar bagaimana kami bertahan tapi bagaimana kami memaksimalkan 30% penguasaan bola yang kami miliki."
"Situasinya sangat sulit karena untuk membalikkan keadaan melawan pasukan Guardiola sangat berat, tapi kami akan lihat apa yang terjadi," pungkasnya.
(a2s/mfi)
