Menjelang laga di Stamford Bridge, Kamis (15/3/2012), Napoli punya modal keunggulan agregrat 3-1. Hanya butuh hasil imbang atau kalah dengan skor tak lebih dari dua gol untuk bisa lolos, tim besutan Walter Mazzarri malah dengan skor akhir 1-4.
Partenopei pun harus menerima kenyataan pahit terdepan dari Liga Champions karena kalah agregat 4-5. Kekalahan tersebut semakin menyakitkan jika melihat banyaknya peluang yang diciptakan Edinson Cavani cs di Stamford Bridge.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat fakta bahwa kedua tim sebetulnya bermain imbang, maka pantas saja jika Cannavaro kecewa dengan hasil akhir ini. Namun begitu dia tetap menyanjung tinggi pencapaian Napoli yang bisa merepotkan tim sekelas Chelsea.
"Menyakitkan mengalami kekalahan seperti ini, karena kami punya banyak peluang, namun inilah hasil akhirnya dan kami meninggalkan Liga Champions dengan kepala tegak," jelas Cannavaro.
Tak mau berlama-lama bersedih, adik dari Fabio Canavaro lantas mengincar peringkat ketiga klasemen di akhir Liga Italia nanti"Kamu benar-benar ingin menyodok ke peringkat ketiga Serie A, namun setelah malam ini rasa lapar kami menjadi lebih kuat karena berlaga di arena semacam ini adalah tujuan kami," pungkas pemain berusia 30 tahun ini di Football Italia.
Napoli merupakan salah satu dari lima klub yang menjalani debut di Liga Champions musim ini, selain Manchester City, Trabzonspor, Viktoria Plzen dan Otelul Galati. Marek Hamsik dkk menjadi satu-satunya debutan yang masuk babak 16 besar.
(din/mfi)











































