Guardiola pada Ibra: Pemain Harusnya 'Bicara' di Lapangan

Guardiola pada Ibra: Pemain Harusnya 'Bicara' di Lapangan

Doni Wahyudi - Sepakbola
Rabu, 04 Apr 2012 10:57 WIB
Guardiola pada Ibra: Pemain Harusnya Bicara di Lapangan
Reuters
Barcelona -

Zlatan Ibrahimovic melontarkan kritik dan menyindir Barcelona terkait penalti kedua yang mereka dapat saat menghadapi AC Milan. Menanggapi komentar mantan anak didiknya, Josep Guardiola balas menyindir.

Barcelona dapat dua penalti sebelum akhirnya menang 3-1 atas Milan di leg kedua babak perempatinal Liga Champions. Jika hukuman pertama yang diberikan wasit dianggap layak, kubu Rossoneri memprotes keras keputusan penalti kedua.

"Saya tak paham kenapa mereka dihadiahi penalti kedua, tapi sekarang saya tahu kenapa Mourinho begitu marah saat timnya bermain di sini," ucap Ibra pasca pertandingan di Camp Nou dinihari tadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sindiran tajam yang dilontarkan Ibra tersebut terkait dengan seringnya Jose Mourinho mengajukan protes saat bermain di Camp Nou. Bahkan sejak membela Chelsea, Inter Milan dan kini Real Madrid, pelatih asal Portugal itu selalu mengeluhkan keputusan wasit yang dianggap memihak tuan rumah.

Terkait pernyataan Ibra tersebut, Guardiola tak mau ambil pusing. Penalti tersebut dianggapnya sah. Dan soal tudingan bantuan yang diberikan wasit, menurut Guardiola, keberhasilan Barca lolos lima kali beruntun ke babak semifinal adalah fakta bahwa timnya memang tangguh.

"Ibrahimovic boleh saja mengatakan apa yang Mourinho katakan, tapi kami memberi respon di atas lapangan. Memang ada dua penalti (layak) di sana," sahut Guardiola di Marca.

Pria asal Spanyol itu malah mengritik balik Ibra dengan menyebut kalau pemain seharusnya 'berbicara' di lapangan dengan aksi-aksinya, dan bukan dengan kritik seusai laga. Seperti diketahui, di kedua leg babak perempatfinal Ibra gagal bikin gol.

"Ada pelanggaran di dalam area dan karenanya diberikan penalti. Itu sudah jadi ketentuan sejak saya masih kecil. Jika Ibra bilang itu karena pemberian wasit, itu tak masalah. Tapi kami sudah lolos lima kali dan pemain berbicara di atas lapangan, begitulah pemain seharusnya berbicara," lanjut Guardiola.

Meski sempat menjadi salah satu anak didiknya, relasi Guardiola dengan Ibra diketahui berjalan kurang baik. Itu juga jadi salah satu alasan striker Swedia itu hengkan ke AC Milan.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads