Musim ini skuad tua Chelsea dinilai sudah tak mampu bersaing lagi memperebutkan titel juara di kompetisi manapun. Tapi kemenangan atas Barcelona di leg I semifinal Liga Champions sudah menjawab segala keraguan itu.
Chelsea memulai musim ini dengan aura serta semangat baru pasca kedatangan Andre Villas-Boas yang sukses menangani Porto. The Blues berharap tentunya tangan dingin AVB mampu membawa mereka berprestasi lagi.
Tapi ketika memasuki pertengahan musim kondisi Chelsea malah sebaliknya dan itu berbuntut pada pemecatan Villas-Boas. Meski dinilai gagal, tapi ada anggapan jika terpuruknya Chelsea adalah karena lambatnya proses regenerasi di tim itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam 13 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, Chelsea hanya kalah sekali yakni dari Manchester City. Mereka pun kini ada di final Piala FA dan selangkah lagi ke final Liga Champions usai mengalahkan Barcelona 1-0 di Leg I semifinal Liga Champions, Kamis (19/4/2012) dinihari WIB tadi.
Sebuah kemenangan yang dinilai Di Matteo telah menjawab segala keraguan yang mengarah pada tim asal London Barat itu.
"Beberapa waktu lalu, banyak orang berpendapat jika pemain-pemain kami sudah habis dan terlalu tua untuk bermain di level seperti ini," ungkap Di Matteo seperti dilansir Sportinglife.
"Tidak hanya Didier, tapi seluruh pemain di skuad kami, mereka dinilai tidak mampu bermain di dua laga dalam waktu berdekatan. Mereka telah memberikan jawabannya di atas lapangan," tuntas Di Matteo.
(mrp/roz)











































