Madrid disingkirkan Bayern setelah menyerah 1-3 (agregat 3-3) dalam drama adu penalti di leg kedua di Santiago Bernabeu pada akhir April lalu.
Di partai semifinal lainnya, muncul kejutan dengan keberhasilan Chelsea melewati hadangan juara bertahan Barcelona dengan agregat 3-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayern tanpa tiga pilarnya; Luis Gustavo, David Alaba dan Holger Badstuber. Di lain kubu, Chelsea lebih parah dengan absennya sang kapten John Terry, Branislav Ivanovic, Ramires dan Raul Meireles.
"Jelas bagiku bahwa Bayern layak melaju melihat peforma di leg pertama dan kedua. Mereka sedikit lebih baik dari kami," ucap kiper Madrid itu kepada Bild.
"Kedua tim telah mencapai final dan dengan pertunjukan sepakbola yang hebat. Bagaimana pun, Chelsea terkena skorsing yang lebih berat daripada Bayern," imbuh Casillas.
"Bayern lebih padu menurut saya, dan lebih sebagai sebuah tim," simpul kiper terbaik di dunia ini.
Bayern bertekad menang untuk terhindar dari nihil gelar di akhir musim. Sementara Chelsea berhasrat merengkuh gelar pertamanya, yang sekaligus untuk mengembalikan mereka ke Liga Champions musim depan.
Foto: Iker Casillas menggagalkan tendangan penalti pemain Bayern Munich Toni Kroos di leg II semifinal Liga Champions 2011-11.
(rin/mrp)











































