Chelsea tertinggal lebih dulu dari Bayern Munich sebelum akhirnya menyamakan kedudukan dan berbalik menang. Sukses itu disebut sebagai hasil dari daya juang dan semangat pemain 'Si Biru'.
Setelah bermain imbang lebih dari 80 menit di final Liga Champions, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB, Bayern memecah kebuntuan pada menit 83 lewat gol Thomas Mueller.
Tidak menyerah begitu saja, Chelsea berhasil menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui Didier Drogba. Skor imbang membuat laga mesti memasuki extra time, yang juga berakhir imbang. Di adu penalti, Chelsea akhirnya menang dan jadi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kualitas tersebut, Di Matteo pun tidak terlalu risau ketika Bayern mencetak gol di menit-menit akhir. Ia yakin dengan semangat timnya dan keyakinan itu pun terbukti benar.
"Bayern adalah sebuah tim bagus dan ketika mereka bikin gol tak banyak waktu tersisa. Pertandingan seperti ini membutuhkan semangat dan pemain yang bisa unjuk gigi."
"Kami punya banyak pemain seperti itu, yang sudah melakukannya sebelum ini dan mereka melakukannya lagi sekarang," simpul Di Matteo.
(krs/mfi)











































