'Sepakbola Kadang Bisa Kejam'

'Sepakbola Kadang Bisa Kejam'

Meylan Fredy Ismawan - Sepakbola
Minggu, 20 Mei 2012 08:36 WIB
Sepakbola Kadang Bisa Kejam
Getty Images/Laurence Griffiths
Munich - Bayern Munich dikalahkan Chelsea di final Liga Champions dengan cara yang sangat menyakitkan. Dari kekalahan FC Hollywood ini, muncul kesimpulan bahwa sepakbola kadang kejam dan tidak adil.

Jika melihat statistik pertandingan di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB, Bayern memang tampak superior. Anak buah Jupp Heynckes itu tercatat mendominasi penguasaan bola hingga 64 persen.

Bayern juga lebih banyak mendapatkan peluang dengan melepaskan 35 tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Sementara Chelsea cuma bisa menembak sembilan kali dan tiga di antaranya on target.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, papan skor tak merefleksikan keunggulan Bayern itu. Setelah 120 menit kedudukan tetap 1-1, Bayern akhirnya kalah 3-4 dalam adu penalti.

"Inilah sepakbola. Seperti yang sudah kita lihat di masa lalu, tim yang mengangkat piala tak selalu layak menang," cetus penyerang Bayern, Thomas Mueller, di situs resmi klub.

"Tak ada keadilan dalam sepakbola. Apa yang terjadi di sini sulit dipercaya. Saya masih sulit berkata-kata setelah pertandingan ini," timpal Presiden Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB), Wolfgang Niersbach.

Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, sependapat dengan Niersbach. Menurut Loew, hasil pertandingan sepakbola kadang tak mencerminkan jalannya pertandingan itu sendiri.

"Terlepas dari kekalahan ini, izinkan saya menyelamati Bayern atas musim yang luar biasa di Liga Champions. Bayern menunjukkan beberapa penampilan fantastis, khususnya melawan (Real) Madrid," ujarnya.

"Mereka adalah tim yang lebih baik selama 120 menit melawan Chelsea dan punya peluang-peluang yang lebih baik. Sepakbola kadang-kadang bisa kejam," tutur Loew.

(mfi/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads