Saat dijamu Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu (19/9/2012) dinihari WIB, City sebenarnya sempat punya peluang besar untuk menang. The Citizens unggul 2-1 pada menit ke-85 berkat gol tendangan bebas Aleksandar Kolarov.
Tapi, di sisa waktu, keunggulan tersebut gagal mereka pertahankan. Dua kesalahan di sektor pertahanan membuat Madrid bisa membalikkan keadaan dan menang 3-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa saat kemudian, lini belakang City kembali membuat kesalahan. Pablo Zabaleta begitu mudah dikelabui oleh Cristiano Ronaldo sehingga Ronaldo bisa melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Vincent Kompany sebenarnya punya peluang untuk menghalau bola tembakan Ronaldo, tapi dia malah menunduk. Si kulit bundar akhirnya melaju mulus ke gawang City.
"Saya tak ingin kami bertahan seperti itu lagi dan kami membuat kesalahan seperti itu. Saat kedudukan 2-1, kami harus terus bermain di level tinggi seperti yang kami tunjukkan di babak kedua," ucap Mancini di BBC.
Saat ditanya kenapa Kompany menundukkan kepalanya dan bukannya menghalau bola tembakan Ronaldo, Mancini mengaku tak tahu.
"Saya tak tahu. Saya melihat golnya, tapi Anda harus bertanya kepada Vinny. Biasanya dia tak melakukan itu, tapi kesalahannya adalah kami bertahan terlalu ke dalam," katanya.
(mfi/rin)











































