Kalau bukan karena Lionel Messi, Unai Emery bisa meraih kemenangan pertamanya atas Barcelona setelah selalu kalah dalam 12 laga. Sangat sulit dihentikan, Messi disebutnya sebagai jaminan mutu di sepakbola.
Spartak Moscow memberikan perlawanan gigih saat melawat ke Barcelona di matchday pertama Liga Champions, Kamis (20/9/2012) dinihari tadi. Sempat tertinggal, wakil Rusia itu bisa menyamakan kedudukan dan bahkan membuat Barca berada di bawah tekanan saat mampu balik memimpin.
Tapi Barca -- tepatnya Messi -- tidak membiarkan Spartak berlama-lama berada di atas angin. Meneruskan umpan Cristian Tello, gol penyaman 2-2 dibuat Messi di menit 71. Dan sembilan menit berselang gantian crossing Alexis Sanchez yang dikonversi menjadi gol oleh pesepakbola asal Argentina itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait Messi, pelatih berkebangsaan Spanyol itu menyebutnya sebagai pemain yang selalu bisa menjaga mutu permainannya di level teratas.
"Membicarakan soal Messi adalah membicarakan soal mutu tertinggi dalam sepakbola. Sangat sulit untuk menghentikannya," sahut Emery seperti diberitakan AS.
Dua gol tersebut membuka peluang Messi untuk kembali menjadi top skorer Liga Champions. Status yang sudah dia pertahankan dalam empat musim terakhir. Pemain terbaik dunia itu membuat sembila gol di musim 2008/2009, delapan gol di 2009/2010, 12 gol di 2010/2011 dan 14 gol di musim 2011/2012 lalu.
(din/mfi)










































