Menanti Aksi Titisan Laudrup di Pentas Eropa

Nordsjaelland vs Chelsea

Menanti Aksi Titisan Laudrup di Pentas Eropa

- Sepakbola
Selasa, 02 Okt 2012 11:19 WIB
Menanti Aksi Titisan Laudrup di Pentas Eropa
Shaun Botterill/Getty Images
Farum - Mungkin banyak yang belum tahu bahwa legenda sepakbola Denmark, Michael Laudrup, punya anak yang juga telah menjadi pesepakbola, dan malam ini akan tampil di ajang Eropa.

Andreas Laudrup (21) lahir di kota Barcelona pada 10 November 1990, saat sang ayah memperkuat FC Barcelona. Umurnya bahkan belum dua tahun ketika Laudrup senior memenangi Piala Eropa bersama El Barca di tahun 1992, itu adalah trodi Eropa pertama Los Cules.

Setelah menimba ilmu sepakbola di tanah leluhurnya, Andreas direkrut oleh Real Madrid B dan sempat disebut-sebut akan punya karier yang cemerlang. Di saat yang bersamaan, Michael bekerja melatih klub kota Madrid yang lain, Getafe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ayahnya pindah ke Spartak Moskow, Andreas juga pulang ke Denmark untuk bermain di LyngbyBK, dan sejak 2009 hijrah ke FC Nordsjaelland.

Di klub terakhir itu Andreas mulai terus mengasah kemampuannya. Walaupun belum jadi pemain inti, tapi di musim lalu ia ikut membantu Nordsjaelland menjuarai Liga Denmark untuk pertama kalinya.

Andreas adalah generasi berikutnya dalam dinasti Laudrup. Michael dan adiknya, Brian Laudrup, adalah dua pesepakbola hebat yang merupakan anak mantan pemain internasional Denmark, Finn Laudrup.

Kakaknya, Mads, serta sepupunya yang merupakan anak Brian Laudrup, Nicolai, juga menjadi pemain bola di klub profesional Denmark. Dibanding Mads dan Nicolai, Andreas punya kesempatan terkenal lebih dulu, berkat keterlibatan Nordsjaelland di Liga Champions.

"Anak-anakku punya bapak yang terkenal, paman terkenal, dan kakek yang terkenal juga," tutur Michael Laudrup tentang titisannya itu.

"Di Denmark, nama Laudrup sering dibicarakan. Tapi anak-anakku selalu mencoba yang terbaik. Sejak awal kami katakan bahwa mereka tak harus bermain bola. Mereka tak harus jadi pemain bola demi kami. Kalau memang tidak mau, atau ingin melakukan yang lain, itu tidak apa-apa."

Meskipun bermain untuk klub yang tidak terkenal, pencapaian Andreas tetaplah membanggakan dia sebagai orangtua. Dengan Nordsjaelland jadi juara Denmark, dan kini bermain di Liga Champions, itu sangatlah baik.

"Andreas bermain di sayap kanan karena dia kidal. Tapi dia bisa main di kedua sisi. Dia sangat cepat dan bagus dalam satu lawan satu," sambung Laudrup senior yang saat ini menukangi klub Swansea itu.

"Aku sering ditanya, apakah yang ada di diriku dalam dirinya, dan berapa jauh dia mampu bertahan. Yang akan aku katakan adalah, saat ini dia sedang bermain di timnas Denmark U-21 dan di klub terbaik Denmark. Buatku itu fantastis."

Malam ini atau Rabu (3/10/2012) dinihari WIB nanti Laudrup muda itu akan disaksikan oleh publik yang lebih luas lagi, saat Nordsjaelland melakoni partai debutnya di Liga Champions melawan juara bertahan Chelsea. Pertandingan tersebut digelar di Farum Park, stadion klub Denmark yang berbasis di kota Farum itu.


(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads