AVB: Liga Europa Kurang Dihargai di Inggris

AVB: Liga Europa Kurang Dihargai di Inggris

Meylan Fredy Ismawan - Sepakbola
Kamis, 04 Okt 2012 10:59 WIB
AVB: Liga Europa Kurang Dihargai di Inggris
Getty Images/Shaun Botterill
London - Andre Villas-Boas heran dengan sikap manajer-manajer di Inggris yang memandang sebelah mata Liga Europa. Dia menegaskan Tottenham Hotspur akan tampil serius di kompetisi itu.

Tak seperti Liga Champions yang begitu glamor, gaung Liga Europa memang kurang terasa di Inggris. Klub-klub Premier League yang tampil di kompetisi itu, juga fans mereka, tampaknya menganggap kompetisi kasta kedua ini tak terlalu penting.

Salah satu indikasinya adalah materi pemain yang diturunkan di laga-laga Liga Europa. Liverpool, misalnya, selalu menurunkan pemain-pemain mudanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Villas-Boas, yang pernah memenangi Liga Europa bersama Porto, mengaku tak akan menunjukkan sikap yang sama dengan manajer lain dalam masalah ini.

"Profil kompetisi ini meningkat di negara-negara lain, tapi tidak di Inggris. Saya tak memahaminya," ungkap Villas-Boas di Sky Sports.

"Saya juga tidak dalam posisi untuk mengkritik pendekatan manajer lain terhadap kompetisi ini. Saya menghormati kompetisi ini. Saya berpikir kompetisi ini dipandang sebagai sebuah hukuman di Inggris dan saya tak bisa memahami kenapa begitu," jelasnya.

"Kompetisi ini penuh dengan tradisi, khususnya di Inggris, jadi itulah yang makin mengejutkan saya. Silakan tanya ke pelatih kiper kami, Tony Parks, saat dia memenangi Piala UEFA dengan klub kami di tahun 1984," kata Villas-Boas.

"Begitu banyak pemain hebat yang memenangi kompetisi ini. Jika Anda merunutnya akan ada (Ray) Clemence, (Kevin) Keegan, dan Tony Parks, dan daftarnya terus bertambah," tuturnya.

Spurs akan bertandang ke markas Panathinaikos dalam lanjutan Liga Europa, Jumat (5/10/2012) dinihari WIB. The Lilywhites membawa semua pemain utama yang fit, kecuali kiper Brad Friedel.

"Bagi kami, untuk bisa melaju dan akhirnya memenangi Liga Champions kami harus terbiasa bermain dalam situasi ini, baik secara fisik maupun mental," kata Villas-Boas.

"Tujuan secara umumnya adalah untuk mendapatkan poin untuk melaju di kompetisi ini, tapi tentu saja ada proses pembelajaran di dalamnya. Akan ada rotasi pemain yang bisa terjadi dalam posisi tertentu," lanjut pria asal Portugal ini.

"Tapi, saya selalu menurunkan tim terkuat yang mungkin dimainkan. Dan itu bisa jadi keuntungan dalam proses pembelajaran," katanya.

(mfi/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads