Selain tampil buruk di Seri A, performa Milan di Liga Champions sejauh ini juga tidak meyakinkan. Christian Abbiati dkk mengawali perjuangannya dengan hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu Anderlecht, sementara pada laga kedua di kandang Zenit St Peterburg mereka menang susah payah 3-2.
Kondisi Milan berkebalikan dengan Malaga. Skuat besutan Manuel Pellegrini sementara ini duduk di posisi tiga klasemen La Liga Primera setelah mengumpulkan lima kemenangan, dua hasil imbang dan sekali kalah. Sedangkan di Liga Champions, dengan statusnya sebagai debutan, Malaga memetik dua kemenangan masing-masing dengan skor 3-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan impresif Malaga di musim ini disebut Allegri bukan kejutan. Dengan skuat yang dimiliki dan bimbingan Pellegrini, klub tersebut punya potensi besar untuk lolos ke babak 16 besar.
"Sukses yang didapat Malaga bukan kejutan - mereka punya pemain dengan kualitas hebat. Mereka bermain terbuka, dan saya pikir Malaga, Zenit dan kami akan bertarung meraih tiket ke babak berikutnya," lanjut Allegri di situs resmi UEFA.
Kondisi tersebut tak membuat Allegri pesimistis. Milan disebutnya tetap bisa memetik kemenangan dan mencuri puncak klasemen, syaratnya Diavolo Rosso harus menunjukkan permainan yang solid.
"Kami harus terus bekerja dan mencari pemecahan atas masalah yang ada saat ini. Saya tenang, saya pikir kami bisa memenangi pertandingan ini, tapi kami harus menunjukkan sepakbola yang baik," tegas dia.
(din/nds)











































