Blokhin tepat berusia 60 tahun pada Senin (5/11) lalu. Mantan pelatih timnas Ukraina tersebut hanya menginginkan tiga poin sebagai kado hari ulang tahunnya sekaligus memperpanjang napas Dinamo di Liga Champions.
Saat ini, tim berjuluk Bilo-Syni itu bertengger di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan koleksi tiga poin, terpaut tiga poin dari Paris St. Germain di atasnya dan enam poin dari Porto di puncak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih atas ucapan selamatnya, tapi jujur saja saya tidak senang berulang tahun di waktu yang menantang untuk tim saya," ucap Blokin dalam konferensi pers tadi malam yang dikutip dari Uefa.com.
"Ada banyak telpon masuk, yang pertama pada pukul 06.15 pagi. Ada hampir 60 missed call, dan beberapa menit lalu saya berbicara dengan Presiden Ukraina Viktor Yanukovych. Saya senang dengan semuanya tapi itu justru menambah tensi sebelum laga Liga Champions."
"Aku akan senang jika bisa memperoleh tiga angka pada besok sebagai kado, tapi di dalam sepakbola hal-hal seperti itu tidak ada jaminannya."
Pelatih Porto, Vitor Pereira pun turut mengucapkan selamat ulang tahun kepada rivalnya itu. Namun, Pereira memastikan timnya tidak akan memberi kado indah buat Blokin.
"Kami butuh memberikan semuanya untuk terhindar dari kekalahan di Kiev. Saya suka Dinamo dan tidak ingin mereka terdepak di babak grup terutama di ulang tahun ke-60 pelatih mereka," timpal Pereira.
"Kami mengharapkan kesehatan dan kebahagian buat dia tapi tidak akan ada kado untuk dia di atas lapangan. Kami punya rencana permainan yang menarik dan semoga itu akan memotivasi lawan kami untuk menunjukkan karakter dan hasrat mereka."
Sekedar informasi, Dragoes hanya membutuhkan minimal hasil seri saja melawan Dinamo untuk memastikan satu tempat di babak knock out.
(rin/roz)










































