Liga Champions tak sekadar ajang menimba pengalaman atau menebalkan pundi-pundi klub bagi Glasgow Celtic. Lebih dari itu kompetisi antarklub terelit di Eropa itu bisa menghapus kerinduan The Bhoys pada rival mereka, Glasgow Rangers.
Meski kini berada di posisi ketiga Grup G, Celtic dengan tujuh poin masih bisa lolos ke babak 16 besar mendampingi Barcelona. Syaratnya adalah Barca mengalahkan Benfica, sementara Celtic harus bisa meraih hasil imbang atau menang atas Spartak Moskow di laga terakhir.
Jika akhirnya nanti gagal melanjutkan kiprah mereka di kompetisi ini, setidaknya Celtic sudah banyak mendapat pengalaman salah satunya saat mengalahkan Barca 2-1 di kandang sendiri pada Macthday IV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini diakui oleh pelatih Celtic, Neil Lennon, karena timnya serta fans merindukan atmosfer seperti itu pasca ditinggal Rangers yang harus turun ke divisi tiga karena kasus keuangan. Selama ini kedua klub itu memang adalah seteru abadi yang selalu bersaing menjadi yang terbaik.
Setidaknya untuk 2-3 musim ke depan Lennon harus tetap menjaga Celtic terus lolos ke fase grup Liga Champions agar kerinduan mereka pada laga Old Firm Derby bisa terobati.
"Tidak diragukan lagi memang saat ini memang sulit. Ada masalah ekonomi dengan tidak adanya empat kali laga Old Firm musim ini, pendapatan besar dan ada sisi menarik yang hilang," tutur Lennon di Soccernet.
"Tampil di Liga Champions jelas jadi pengganti yang hebat yang, khususnya untuk para pemain dan suporter,mereka sangat menikmati kompetisi itu sejauh ini," lanjutnya.
"Musim depan pastinya akan mendapat kesempatan yang sama. Saya pikir kami mungkin akan melewati tiga kali kualifikasi untuk bisa lolos (ke fase grup). Jadi itu akan membuat kualifikasi berjalan lebih sulit."
"Tapi itu adalah realita yang harus kami terima untuk saat ini dan tampil sebaik mungkin dengan apa yang kami miliki dan jelas Celtic akan melakukannya," pungkas Lennon.
(mrp/krs)











































