Trofi juara lepas dari genggaman The Blues hanya berjarak 200 hari sejak merengkuhnya di Allianz Arena, dengan mengalahkan Bayern Munich pada Mei silam.
Kemenangan 6-1 atas Norsjaelland tak mampu menyelamatkan sang juara bertahan dari hasil memalukan karena di laga lainnya Juventus justru menang dari Shakhtar Donetsk dan menjadi juara Grup E.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari status juara bertahan, laju 'Si Biru' memang terlihat kurang meyakinkan. Di laga pembuka, Chelsea membuang keunggulan dua gol sebelum ditahan Juventus 2-2, disitulah masalah Chelsea berawal.
"Kami punya laga-laga di grup di mana kami tidak menang dan kemudian Anda kalah di laga tandang dari Shakhtar dan Juventus," ucap kiper Republik Ceko ini yang dikutip Guardian.
"Tapi perbedaan utama untuk kami adalah hasil imbang dengan Juventus (pada September). Kami sudah unggul 2-0 dan pertandingan berakhir 2-2 dan itulah di mana kerusakan telah dilakukan."
Atas hasil mengecewakan ini tekanan terhadap Rafael Benitez semakin besar. Namun, menurut Cech, kegagalan ini merupakan tanggung jawab para pemain juga.
"Kami semua berada di perahu yang sama, manajer dan para pemain. Tanggung jawabnya sama untuk para pemain. Kami adalah sebuah tim, bahkan jika Anda berganti manajer, tanggung jawabnya ada pada setiap orang," sambung dia.
(rin/mfi)











































