Sebelum laga kontra Juve di Donbass Arena, Kamis (6/12/2012) dinihari WIB, Shakhtar sudah pasti lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Laga tersebut cuma penentuan bagi mereka, apakah jadi juara atau runner-up grup.
Saat melawan Juve, Shakhtar yang tampil tanpa Luiz Adriano--absen karena skorsing--gagal mencapai level terbaiknya. Mereka yang biasanya sangat tangguh di kandang sendiri justru lebih banyak terdominasi tim tamu. Selain itu, pemain andalan mereka seperti Willian, Fernandinho, dan Alex Teixeira juga tak bisa berbuat banyak karena selalu dikawal ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juventus tampil bagus, punya persiapan bagus, agresif, dan memenangi lini tengah, kemudian mendapatkan keuntungan dari kesalahan wasit. Dalam pandangan saya, gol itu offside," ujar Lucescu di Football Italia.
"Juventus sangat lapar untuk pertandingan ini dan mereka menutup kami di seluruh penjuru lapangan, memberi kami sangat sedikit ruang. Nasib baik memihak pada yang berani dan itu terjadi malam ini," tambahnya.
"Saya pikir hasil seri akan jadi hasil yang tepat dan kami sangat merindukan Luiz Adriano, karena striker-striker kami tak bisa melakukan apa yang bisa dilakukan Adriano, khususnya saat membantu lini tengah," jelas eks pelatih Inter Milan ini.
"Ini adalah pertandingan yang berimbang dan sebuah hasil seri akan tepat, tapi Anda bisa melihat Juventus jauh lebih menginginkannya daripada pemain-pemain saya. Sekarang kami punya libur sebulan dan mungkin para pemain saya sudah memikirkan soal liburan mereka," katanya.
"Mungkin juga beberapa pemain saya sedang memikirkan soal bursa transfer karena mereka masih muda dan akhir-akhir ini ada terlalu banyak pembicaraan di sekitar mereka," ujar Lucescu.
(mfi/krs)











































