Akhir pekan dengan kebobolan empat gol di depan pendukung sendiri bukanlah akhir pekan yang menyenangkan. Borussia Dortmund mengalami hal itu dan bertekad untuk melupakannya.
Dortmund, yang tengah menghadapi krisis skuat lantaran beberapa pemainnya cedera, harus menghadapi Hamburg akhir pekan lalu. Tanpa beberapa pilar pertahanan seperti Neven Subotic, Dortmund tampil dengan barisan belakang tambal-sulam. Jakub Blaszczykowski sempat dikabarkan akan menjadi bek kiri, sebelum posisi tersebut diserahkan kepada Sven Bender --yang aslinya adalah seorang gelandang.
Dengan keadaan compang-camping itu Dortmund dihantam Hamburg 1-4. Beberapa gol yang masuk ke gawang Roman Weidenfeller lahir akibat letak posisi pemain tidak beraturan atau kadang membiarkan pemain lawan tidak terkawal di kotak penalti. Imbas lebih besarnya, mereka kini tertinggal 15 poin di belakang Bayern Munich.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah kekalahan yang menyakitkan karena kami tak seharusnya membiarkan empat gol masuk di depan pendukung sendiri," ucap Nuri Sahin seperti dilansir Reuters.
"Kami bisa memperbaikinya pada hari Rabu nanti, tapi kami harus fokus karena Shakhtar adalah tim yang akan langsung membahayakan kami jika kami membuat kesalahan."
"Harus ada perbaikan signifikan dari performa kami," ucap gelandang yang baru kembali setelah memperkuat Real Madrid dan Liverpool ini.
Optimisme yang sama juga disuarakan oleh manajer Dortmund, Juergen Klopp. Ia yakin timnya bakal mendapatkan hasil bagus di Ukraina.
"Hari Sabtu lalu hanyalah salah satu hari yang buruk. Rabu akan menjadi cerita yang berbeda. Segalanya akan menjadi lebih baik."
(roz/a2s)










































