Tampil di hadapan puluhan ribu suporternya yang memadati Celtic Park, Rabu (13/2/2013) dinihari WIB, Celtic sebenarnya mendominasi laga leg pertama babak 16 besar melawan Juve. Mereka berulang kali mengancam gawang tim tamu yang dikawal Gianluigi Buffon. Sebaliknya, Juve cuma mengandalkan serangan balik.
Meski tak punya banyak peluang, Juve terbukti lebih mematikan di depan gawang. Bianconeri tiga kali menjebol gawang tim tuan rumah lewat kaki Alessandro Matri, Claudio Marchisio, dan Mirko Vucinic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami butuh keajaiban," ungkap manajer Celtic, Neil Lennon, kepada Sky Sports.
"Kami akan bersaing, kami akan mencoba mencetak gol, kami akan mencoba duel ini kompetitif, tapi sekarang ini adalah pekerjaan yang sangat sulit," tambahnya.
"Saya kecewa. Saya pikir skor akhir sangat menguntungkan Juventus, tapi itulah kejamnya kenyataan sepakbola di level ini," kata Lennon.
"Kami tampil sangat baik selama 75-80 menit. Gol kedua memang tak terduga, tapi gol ketiga sangat buruk dari sudut pandang kami. Sebagian penampilan kami malam ini sangat baik dan saya tidak berpikir bahwa ada tiga gol di antara kedua tim," ujarnya.
(mfi/din)











































