Bermain taktis dan efisien dalam memanfaatkan peluang, Juventus meraih kemenangan besar dengan skor 3-0 dalam lawatan ke Celtic di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Dengan kondisi tersebut Bianconeri tinggal butuh hasil imbang saat gantian bermain di Juventus Stadium. Bahkan kekalahan 0-2 akan tetap membuat mereka lolos.
Fakta tersebut tak lantas membuat Andrea Pirlo tenang. Otak permainan Juventus itu menyebut kalau keajaiban bisa saja terjadi dan tiba-tiba Celtic bisa menyamakan atau membalikkan keadaan di 90 menit pertandingan. Sukses Liverpool membalikkan ketinggalan 0-3 di babak pertama menjadi kemenangan melalui adu penalti atas AC Milan di final tahun 2005 jadi acuan Pirlo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pirlo menjadi salah satu pemain Milan saat kalah oleh Liverpool dalam laga final yang dilangsungkan di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul tersebut. Pirlo malah jadi salah satu eksekutor yang gagal dalam babak adu penalti.
"Tentu saja kami sudah menempatkan kami dalam posisi yang bagus, dan setelah kemenangan tersebut kami berharap kami bisa lolos. Tapi sangat berbahaya kalau kami menganggap pertandingannya sudah selesai sampai di sini," lanjut dia.
(din/mrp)










































