Kunjungan Tottenham Hotspur ke Prancis mendapatkan sambutan yang tak mengenakkan. Sekitar 75 orang bertopeng menyerang sekelompok fans mereka yang sedang berkumpul di sebuah pub bernama "The Smoking Dog".
Daily Mail menuliskan bahwa kembang api dan benda-benda berat seperti tiang-tiang besi dari meja dilemparkan ke kaca-kaca pub hingga hancur. Kejadian ini memicu fans Tottenham berlarian mencari perlindungan.
Tiga orang fans kabarnya telah dibawa ke rumah sakit setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka melemparkan proyektil lewat kaca. Kedua kubu sempat saling berdiri berhadapan. Tapi, mereka tidak sampai masuk ke dalam pub. Situasi sempat tenang setelahnya, tapi mereka kemudian datang untuk kedua kalinya dan kejadian berulang lagi," lanjut Eales.
Peristiwa semacam ini bukan pertama kalinya menimpa fans Tottenham. Tahun lalu saat Spurs bertandang ke markas Lazio di Roma, seorang fans bernama Ashley Mills ditikam dalam sebuah serangan.
Serangan ini sendiri merupakan ulah sekelompok orang bertopeng yang meneriakkan yel-yel Nazi. Pemilik pub sebenarnya telah mengingatkan aparat kepolisian bahwa fans Tottenham bisa menjadi sasaran kelompok sayap kanan. Sebabnya, The Lilywhites terkenal memiliki banyak pendukung yang berdarah Yahudi.
Menurut Eales sendiri, aparat kepolisian setempat tidak datang cepat dan tepat waktu.
"Sangat mengerikan ketika Anda harus berhadapan dengan orang-orang yang meneriakkan yel-yel Nazi," ucapnya.
(/)










































