Drogba menjadi starter di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions dinihari tadi saat Galatasaray diimbangi 1-1 oleh Schalke. Penyerang Pantai Gading itu sendiri melakoni laga comeback-nya pasca bermain untuk Shanghai Shenhua di enam bulan kompetisi tahun ini.
Tapi kepindahan itu sendiri masih menyisakan masalah terkait status Drogba yang diklaim masih milik klub asal China itu dan Shenhua sempat berniat mengajukan protes kepada FIFA terkait kontrak Drogba di Galatasaray.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil The Royal Blues pun akan mengajukan surat menanyakan perihal tersebut kepada UEFA dalam waktu 24 jam ke depan. Demikian dikonfirmasi Direktur Olahraga Horst Heldt.
"Kami meragukan validitas izin Drogba untuk bermain di Liga Champions. Schalke 04 punya hak untuk itu dan akan segera memeriksanya," demikian pernyataan Schalke di situs resminya.
Kasus demikian sempat terjadi dua kali di Liga Champions yakni di tahun 1992 saat Leeds United harus melakoni laga ulangan kontra Stuttgart setelah klub Jerman itu memainkan pemain asing lebih banyak dari ketentuan UEFA.
Yang kedua di tahun 2001 saat Maccabi Haifa dinyatakan kalah 0-3 saat memainkan pemain ilegal kala memenangi partai kontrak Haka dengan skor 4-0 di babak kualifikasi.
(mrp/nds)











































