Gol-gol Borussia Dortmund di leg pertama babak 16 besar lalu lahir akibat kesalahan pemain Shakhtar Donetsk. Di leg kedua nanti, pelatih Shakhtar, Mircea Lucescu, tak mau hal itu terulang lagi.
Shakhtar gagal menang saat menjamu Dortmund di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Donbass Arena bulan Februari lalu. Klub asal Ukraina itu harus menerima hasil imbang dengan skor 2-2.
Sempat unggul lewat tendangan bebas Darijo Srna, Shakhtar kemudian kebobolan gol Robert Lewandowski. Di babak kedua, Douglas Costa kembali membuat tim tuan rumah unggul. Tapi, gol Mats Hummels akhirnya membuyarkan kemenangan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua tim akan kembali bertemu di leg kedua di kandang Dortmund di Signal Iduna Park, Rabu (6/3/2013) dinihari WIB. Di laga itu, Lucescu berharap para pemainnya tak lagi melakukan kesalahan yang justru memberi keuntungan pada lawan.
"Meski memang bagus di Bundesliga, mereka mendapat keuntungan di leg pertama hanya karena kesalahan kami. Untuk gol Lewandowski, dua dari pemain kami bertabrakan dan situasi yang mirip juga terjadi untuk gol kedua mereka," tutur Lucescu di situs resmi UEFA.
"Dortmund mungkin berada dalam bentuk yang lebih baik, secara fisik. Mereka bermain dalam level tinggi, baik dalam operan vertikal maupun horisontal, bola rendah maupun tinggi."
"Tim saya akan membuat lebih sedikit kesalahan dan menghindari memberi mereka 'hadiah' apapun," lugas Lucescu.
Shakhtar butuh kemenangan atau hasil seri dengan skor lebih dari 2-2 untuk lolos ke perempatfinal. Sementara hasil imbang tanpa gol sudah cukup untuk meloloskan pasukan Juergen Klopp.
(nds/mrp)











































