Tak pernah seorang Lionel Messi membobol gawang tim-tim Seri A lewat open play. Namun melawan AC Milan, Rabu (13/3/2013) dinihari WIB jadi momen mengakhiri rekor buruk itu; dua gol dan Barca lolos ke perempatfinal.
Messi sebelumnya bersama Barca sudah sembilan kali bertemu klub-klub asal Negeri Pizza di Liga Champions dan baru mencetak tiga gol di mana semuanya dihasilkan lewat titik putih. Semua gol itu dihasilkan di laga kontra AC Milan musim lalu (satu di fase grup -- Barca menang 3-2 -- dan dua di perempatfinal -- Barca menang 3-1).
Di laga lainnya yakni satu kali melawan Udinese dan empat kali melawan Inter Milan, Messi mandul. Rekor terburuk Messi di Liga Champions selama ia mengenakan seragam Barca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengakhiri rekor buruk itu, Messi juga menjadikan Milan salah satu favoritnya di Liga Champions karena ia sudah bikin lima gol ke gawang Rossoneri, terbanyak kedua setelah Wayne Rooney dengan enam gol.
Lalu Messi juga jadi topsorer kedua sepanjang sejarah Liga Champions dengan 58 gol, menggeser Ruud van Nistelrooy (56 gol) dan selisih 13 gol dengan Raul Gonzalez (71 gol) di posisi teratas.
"Belakangan Messi mendapatkan kritik dan juga seluruh pemain kami. Tapi hari ini kami memperlihatkan bagaimana kami bereaksi untuk itu," tutur asisten pelatih Barca, Jordi Roura, di Football Italia.
"Cara Messi bermain sepakbola begitu spesial dan faktanya dengan ia bermain seperti ini, kami bisa meraih kemenangan," tuntas Roura.
(mrp/nds)
