Undian babak perempatfinal Liga Champions sudah dilakukan di Nyon, Swiss, Jumat (15/3/2013) kemarin. Setelah dipastikan PSG berhadapan dengan Los Cules, loket penjualan tiket Parc des Princes langsung diserbu para fans.
Penggemar PSG ingin mengamankan satu tempat agar bisa menyaksikan secara langsung laga leg pertama babak delapan besar Liga Champions antara Les Parisiens beradu kekuatan melawan Lionel Messi dkk., pada 2 April mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menerima antara 700 ribu hingga satu juta permintaan. Untuk melayani permintaan sebanyak itu dalam waktu yang singkat seperti ini adalah misi yang tidak mungkin," jelas Longuepee seperti dilansir ESPN FC.
"Ada 25 ribu tiket yang sudah dipegang oleh pembeli tiket musiman yang mempunyai lima ribu tiket tambahan dan lima ribu tiket sudah dipesan UEFA untuk Barcelona. Jadi, hanya ada 15 ribu tiket untuk dijual," tambahnya.
Dengan tingginya permintaan dan terbatasnya tiket yang dijual, akibatnya adalah banyak tiket yang beredar di pasar gelap. Harga tiket di pasar itu antara 400 euro hingga seribu euro untuk tiket yang normalnya dibanderol 20-30 euro.
Untuk menanggulangi kecurangan penjualan tiket itu, pihak PSG sudah melakukan antisipasi. Mereka mengklaim melakukan penomoran tiket dan bisa membatalkan tiket itu kalau dijual kembali.
"Tiket itu memiliki nomor yang berarti kami bisa menonaktifkannya jika tiket-tiket itu dijual dengan cara yang curang. Penjualan kembali tiket merupakan tindakan pidana," terang Longuepee.
"Kami mencoba untuk memastikan bahwa hukum dihormati. Dengan membeli di pasar gelap, Anda mengambil kesempatan untuk membeli tiket palsu," imbuhnya.
(cas/roz)










































