Semasa masih menjadi pengadil lapangan, Ahmet Cakar pernah masuk ke jajaran wasit-wasit terkemuka karena pernah mewasiti laga-laga Liga Champions dan juga Piala Eropa 1996.
Setelah pensiun dari korps baju hitam, Cakar banting setir menjadi pengamat sepakbola. Di karier barunya itu, ia lantas dikenal sebagai salah satu sosok kontroversial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"UEFA memanipulasi pengundian Liga Champions dan Liga Europa," cetusnya seperti dikutip ESPN Soccernet.
Menurut Cakar, UEFA melakukan manipulasi itu salah satunya untuk menghindari pertemuan antara Real Madrid dengan Barcelona di perempatfinal.
Cakar berteori bahwa Steve McManaman dan Patrick Kluivert, yang melakukan pengundian, sudah diminta untuk membawa sebuah alat yang dapat merasakan getaran di bola-bola yang akan mereka pilih.
Hasilnya adalah, Real Madrid berjumpa Galatasaray, Barcelona menghadapi PSG, Bayern Munich melawan Juventus, dan Malaga berjumpa Borussia Dortmund, di Liga Champions. Sementara di Liga Europa ada Chelsea kontra Rubin Kazan, Tottenham Hotspur versus Basel, Fenerbahce menghadapi Lazio, dan Benfica lawan Newcastle United.
Ditambahkan ESPN Soccernet, pada bulan Desember lalu pengundian babak 16 besar Liga Champions membuahkan hasil serupa dengan sesi latihan yang dilakukan sebelumnya di hari yang sama, di mana kemungkinan hal itu terjadi diperkirakan cuma sekitar satu berbanding 2 juta.
(krs/nds)











































