Real Madrid harus kerja keras untuk bisa menyingkirkan Galatasaray di perempatfinal Liga Champions. Cristiano Ronaldo mengakui bahwa itu akibat kesalahan pemain sendiri yang terlalu banyak membuang peluang.
Madrid yang unggul 3-0 di pertemuan pertama pekan lalu menyambangi Turk Telekom Arena di leg kedua, Rabu (10/4/2013) dinihari WIB dengan percaya diri. Buktinya di menit ketujuh mereka mampu unggul lewat gol Ronaldo. Galatasaray harus bikin lima gol untuk lolos.
Setelahnya Madrid mengurung pertahanan Galatasaray dan beberapa kali bikin peluang berbahaya. Tapi di babak kedua jalannya pertandingan berubah dan Galatasaray justru mendominasi laga dan menyamakan kedudukan lewat Emmanuel Eboue.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuan rumah yang hanya butuh dua gol untuk lolos kemudian kian bernafsu menyerang dan membuat Madrid kehilangan Alvaro Arbeloa karena menerima kartu kuning kedua. Tapi gol kedua Ronaldo di menit 92 menamatkan peluang Galatasaray dan itu jadi peluang terakhir di laga itu.
Galatasaray "cuma" menang 3-2 dan akhirnya tersingkir setelah kalah agregat total 3-5. Diakui Ronaldo, Madrid tak tampil dalam performa terbaiknya dan bikin sulit diri mereka sendiri yang kemudian nyaris menamatkan kans mereka lolos ke semifinal.
"Kami senang bisa lolos setelah melalui laga yang sulit ini. Laga ini bisa jadi contoh untuk kami ke depannya; Anda tidak pernah bisa membuang-buang peluang dalam sepakbola," ujar Ronaldo di situs resmi UEFA.
"Mereka membuat laga ini menjadi sulit tapi pada kenyataannya kami lah yang membuat segalanya menjadi sulit untuk diri kami sendiri," sambungnya.
Ronaldo dengan dua golnya ini untuk sementara memuncaki daftar topskorer dengan 11 gol dan menjadikan pemain paling banyak mencetak brace (dua gol dalam satu laga) dalam dua musim terakhir Liga Champions, yakni lima kali.
"Kami harus memastikan bahwa kami benar-benar tampil fokus selama 90 menit. I feel good. Saya melakukan tugas dengan baik malam ini. Saya dan teman-teman saya sangat termotivasi. Kita lihat saja siapa lawan kami," demikian dia.
(mrp/mfi)











































