Seperti diprediksi, Lionel Messi tak masuk starting line up Barcelona saat menjamu Paris Saint Germain. Selama 62 menit berada di bench menjadi momen yang menyiksa buat pesepakbola terbaik dunia itu.
Messi sejak pekan lalu sudah dikhawatirkan bakal absen saat Barcelona gantian menjamu PSG di babak delapan besar Liga Champions. Pesepakbola asal Argentina itu mengalami cedera hamstring dan bahkan gagal kembali ke lapangan setelah istirahat pergantian babak di Parc des Princes.
Saat Barcelona mengumumkan starting line up-nya untuk laga dengan PSG, Messi cuma berada di bangku cadangan. Posisinya digantikan Cesc Fabregas, yang akhir pekan kemarin tampil hebat dengan hat-trick ke gawang Real Mallorca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga 30 menit pertama pertandingan PSG sudah melepaskan empat tendangan ke arah sasaran, yang semuanya diselamatkan oleh Victor Valdes. Sementara Barca masih nol.
Kondisi ini membuat Messi terlihat sangat resah di bangku pemain cadangan. Dalam beberapa kesempatan dia menggigiti kuku jarinya. Sementara di momen yang lain Messi memilih berdiri atau bersandar di tiang bench. Marca menyebut kalau Messi tak pernah terlihat segugup ini. Permainan buruk Barca menambah derita Messi.
Kegelisahan Messi memuncak saat Javier Pastore menjebol gawang Valdes di menit 49. Reaksi pertamanya usai gol tersebut adalah melakukan pemanasan, sebagaimana diperintahkan pelatihnya.
Messi baru masuk lapangan di menit 62, menggantikan Cesc Fabregas. Masuknya Messi langsung mengubah alur permainan Barca. Dan pada akhirnya dia ikut berperan dalam gol yang dibuat Pedro Rodriguez di menit 71.
Menusuk menuju jantung pertahanan PSG, Messi kemudian mengirim bola pada David Villa. Karena terkepung banyak pemain lawan, Villa mengirim si kulit bundar pada Pedro, yang menhambarnya dengan tendangan keras.
Hasil imbang 1-1 cukup untuk meloloskan Barca ke semifinal. Meski secara agregat sama kuat 3-3, Barca unggul dalam agresivitas gol tandang.
(din/mfi)











































