Pendapat itu dilontarkan oleh Guenter Netzer, mantan pemain internasional Jerman Barat yang juga pernah berkecimpung di La Liga Primera bersama Real Madrid.
Menulis dalam kolomnya di surat kabar Bild am Sonntag yang dikutip Marca, Netzer menilai bahwa kendatipun Barca dan Madrid adalah tim tangguh di Spanyol dan juga di Eropa, Bayern dan Dortmund tetap dapat mengeliminasi mereka di semifinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu contoh yang dikemukakan Netzer untuk memperkuat penilaiannya itu adalah penampilan Barca di leg I babak 16 besar Liga Champions ketika menghadapi AC Milan. "Sepanjang 90 menit Barcelona terus-terusan diungguli di seluruh area."
Di leg II perempatinal saat menghadapi Paris Saint-Germain, imbuh Netzer, Barca pun sempat tampil tidak meyakinkan, sampai akhirnya Lionel Messi yang tidak fit benar terpaksa diturunkan. Pun begitu, Milan membuktikan bahwa sejatinya Messi pun bisa diredam.
"Jika mereka bisa melakukan itu, Bayern akan menginjakkan satu kaki di final," ulasnya terhadap partai semifinal Bayern kontra Barca.
Untuk laga babak empat besar lainnya, Netzer menilai bahwa Madrid memang sudah tampil lebih baik semenjak dikalahkan Dortmund di fase grup. Tetapi Dortmund ia yakini tetap bisa mengganjal 'El Real' di dua leg semifinal nanti.
"Dengan permainan operan cepat dan pergerakan pemainnya, Dortmund punya modal untuk mendapatkan hasil bagus. Itu mengapa saya memprediksi final Bayern-Dortmund," simpul Netzer.
(krs/krs)











































