Ancaman dari Tingginya Produktivitas Die Roten

Jelang Bayern vs Barcelona

Ancaman dari Tingginya Produktivitas Die Roten

Doni Wahyudi - Sepakbola
Selasa, 23 Apr 2013 12:53 WIB
Ancaman dari Tingginya Produktivitas Die Roten
Getty Images/Alexander Hassenstein
Jakarta -

Ditinggal beberapa pilar lini belakang, Barcelona wajib ekstra waspada saat melawat ke Allianz Arena. Soalnya, Bayern Munich kini punya produktivitas sangat tinggi dengan telah membuat 30 gol dalam tujuh laga terakhir.

Bayern adalah salah satu klub dengan produktivitas tertinggi di Liga Champions musim ini. Jumlah 22 gol yang sudah mereka lesakkan menempatkan mereka di posisi dua daftar klub tersubur, kalah satu gol dari Real Madrid di posisi teratas.

Ketajaman pemain-pemain Bayern semakin menggila dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Pada kurun tersebut, Bastian Schweinsteiger dkk berhasil 30 kali menjebol gawang lawan. Atau jika dirata-rata maka tercipta 4,2 gol untuk setiap laga yang dilalui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan terbesar yang didapat skuat besutan Jupp Heynckes adalah saat menggilas Hamburg SV dengan skor 9-2 di ajang Bundesliga. Masih di kompetisi yang sama, Bayern kemudian berturut-turut mengungguli Eintracht Frankfurt dengan 1-0, mengandaskan Nurnberg dengan 4-0, serta memetik kemenangan 1-6 dalam lawatan ke Hannover 96. Sedangkan di ajang Piala Jerman, FC Hollywood juga menang 6-1 saat menjamu VfL Wolfsburg.

Tingginya produktivitas gol Bayern tak cuma terjadi di kompetisi domestik. Dari 40 gol yang dibuat dalam selang tujuh pertandingan tersebut, empat di antaranya tercipta ke gawang Juventus, lawan mereka di babak perempatfinal. Bayern masing-masing menang 2-0 di Allianz Arena dan Juventus Stadium.

Secara keseluruhan, sepanjang musim ini di semua kompetisi Bayern sudah bermain 46 kali dan membuat 130 gol. Thomas Mueller jadi top skorer sementara timnya dengan 18 gol, diikuti Mario Gomez yang melesakkan 15 gol dan Pizarro dengan 13 golnya. Sementara Franck Ribery, Arjen Robben dan Bastian Schweinsteiger masing-masing punya koleksi sembilan gol.

Kondisi tersebut jelas jadi ancaman buat Barcelona, terlebih The Catalans tengah ditinggal beberapa pemain belakangnya. Dengan Javier Mascherano dan Carles Puyol tak ikut terbang ke Jerman, Gerard Pique diyakini akan berpartner dengan Bartra di sentra pertahanan Barca.





(din/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads