Barcelona punya misi nyaris mustahil untuk bisa lolos ke final usai kalah telak dari Bayern Munich. Tapi memori laga kontra AC Milan di babak 16 besar jadi motivasi Los Cules untuk mengulanginya.
Barca di luar dugaan kalah 0-4 dari Bayern di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (24/4/2013) dinihari WIB. Barca di laga tersebut benar-benar mati kutu dan tak berdaya menghadapi Bayern yang tampil digdaya.
Dengan hasil ini Bayern seperti sudah menempatkan satu kaki di final kedua secara beruntun sementara Barca harus bekerja sangat keras untuk bisa membalikkan defisit empat gol dan menyingkirkan The Bavarians.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga leg kedua babak 16 besar kontra Milan bisa jadi pelajaran untuk Barca. Setelah tertinggal 0-2 di leg pertama dan banyak mendapat kritik, Azulgrana kemudian menang telak 4-0 dan lolos.
"Kami jelas sangat kecewa setelah kekalahan itu. Benar-benar tidak mudah kondisi di lapangan. Kami harus mencoba untuk tetap optimistis meskipun hasil malam tadi membuat segalanya berjalan sulit," ujar Bartra di Football Espana.
"Kami akan menghadapi leg kedua dengan berpikir apa yang sudah kami capai saat melawan Milan. Kami bisa mencetak empat gol melawan mereka, mengapa kami tidak bisa melakukannya lagi?," sambungnya.
"Kami harus tetap optimistis, kami berhutang pada diri kami sendiri untuk bisa tampil baik."
"Kami tahu mereka bagus secara fisik tapi kami harus bisa mengkritik diri kami sendiri dan belajar dari kesalahan kami. Ini memang bukan malam kami, tapi kami berharap selanjutnya akan jadi milik kami," demikian dia.
(mrp/nds)











































