Mourinho tentang 'Hat-trick' Semifinalnya bersama Madrid

Mourinho tentang 'Hat-trick' Semifinalnya bersama Madrid

Kris FW - Sepakbola
Rabu, 01 Mei 2013 11:23 WIB
Mourinho tentang Hat-trick Semifinalnya bersama Madrid
Getty Images
Madrid - Jose Mourinho masih belum bisa membawa Real Madrid meraih La Decima. Dengan masa depannya di Madrid sedang dispekulasikan, Mourinho menilai bahwa persembahannya untuk Madrid di Liga Champions sejauh ini sama sekali tidak buruk.

Mourinho diboyong Madrid pada musim 2010–11, setelah sebelumnya berhasil mengantar Inter Milan menjadi treble winner--meraih trofi Liga Champions, juara Seri A, dan kampiun Coppa Italia.

Juga pernah menjuarai Liga Champions bersama klub Portugal FC Porto dan membawa Chelsea menjuarai Liga Primer Inggris, di Madrid ia pun diharapkan bisa membawa klub itu menuju kesuksesan di kancah domestik dan juga Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nyaris genap tiga musim di Madrid, Mourinho memang sudah berhasil mengantar 'El Real' menjuarai La Liga musim lalu. Namun, ia belum mampu memenuhi "misinya" di Liga Champions sekaligus mempersembahkan gelar ke-10 untuk Madrid di ajang itu.

Selama tiga musim berturut-turut Madrid besutan Mourinho selalu kandas di babak empat besar. Musim ini Madrid dikandaskan Borussia Dortmund usai kalah 1-4 di laga leg I dan kemudian menang 2-0 di leg II, Rabu (1/5/2013) dinihari WIB.

"Pada tahun pertama kami tersingkir (oleh Barcelona pada 2011) karena kami tidak diizinkan sampai ke final," katanya di Sports Mole, merujuk kepada kartu merah Pepe di laga leg I.

"Di tahun kedua kami kalah dalam adu penalti (dengan Bayern Munich) dan di tahun ketiga kami kalah karena penampilan kami di kandang Dortmund (saat kalah 0-4)," tutur Mourinho.

Tiga kali kandas di babak yang sama bersama Madrid, Mourinho tetap menilai hal itu sebagai sebuah prestasi tersendiri mengingat sebelum ia datang 'Si Putih' disebutnya sedang mengalami stagnasi di kancah Liga Champions.

"Aku tidak hidup untuk capaian jangka pendek, klub ini pun begitu. Tapi setelah klub memenangi tiga trofi Eropanya (pada 1998, 2000, dan 2002) Madrid memasuki periode tanpa bisa sampai ke perempatfinal."

"Kami bahkan tidak diunggulkan ketika aku tiba di sini dan kerisauan pertamaku adalah lolos dari fase grup."

"Sergio Ramos datang ke sini pada 2005 tapi tidak pernah bermain di perempatfinal Liga Champions sampai aku datang ke sini. Aku sudah membawa klub ini ke tiga semifinal Liga Champions dan membuat mereka dapat banyak uang bonus," lugasnya.

Masa depan Mourinho di Madrid sendiri saat sedang dispekulasikan, ia pun memberi indikasi memang akan pergi. Jika ia memang angkat kaki, maka torehan terbaiknya untuk Madrid pun cuma akan sebatas rentetan tiga semifinal Liga Champions saja.

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads