Bayern akan menghadapi final Liga Champions ketiganya mereka dalam empat musim terakhir, di mana mereka gagal di dua laga sebelumnya. Karena itulah banyak kalangan menilai Bayern akan dipengaruhi oleh pengalaman tersebut.
Ivica Olic, yang ikut merasakan dua final tersebut, menyatakan bahwa pertandingan di Stadion Wembley nanti punya makna dan akan memberikan pengaruh positif lebih bagi sebagian besar skuat Die Roten. Mereka ingin menebus kegagalan yang lalu dan membawa pulang trofi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sang lawan juga dinilai punya kualitas untuk bisa menjungkalkan Bayern. Kedua tim juga telah saling mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing, sehingga ia pun memperkirakan pertandingan akhir pekan ini akan berjalan terbuka. Olic tetap menjagokan Bayern sebagai juaranya.
"Mencapai final, Dortmund juga ingin memenanginya. BVB punya tim super dan mereka telah cukup sering menunjukkan kualitas melawan Bayern. Mereka tampil cukup konsisten dan bisa mengalahkan siapa saja di planet ini. Saya telah mendengar banyak orang berkata bahwa Dortmund adalah favorit. Ini akan jadi pertandingan terbuka," ujarnya.
"Kedua tim mengetahui satu sama lain dengan sangat baik. Ketika Bayern kalah empat atau lima kali berturut-turut, itu karena mereka tidak punya banyak ruang untuk bermain karena Dortmund bermain dengan rapat."
"Saya melihat BVB melawan Real Madrid dan mereka bermain fantastis, sama seperti melawan Manchester City. Dortmund punya kualitas untuk ke final, kalau tidak mereka tidak akan ada di sana. Bagi saya Dortmund jauh lebih baik dari Chelsea tahun lalu, dan Chelsea mengangkat trofi. Namun demikian saya masih percaya pada Bayern," kata Olic.
Bayern dua kali kalah di final, yakni oleh Inter Milan pada 2010 dan oleh Chelsea pada 2012 lalu. Minggu (26/5/2013) dinihari nanti akan menjadi pembuktian Bayern untuk menebusnya.
(din/roz)










































