Klopp Ungkap Rahasia Dortmund Bisa Capai Final

Liga Champions

Klopp Ungkap Rahasia Dortmund Bisa Capai Final

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 23 Mei 2013 10:40 WIB
Klopp Ungkap Rahasia Dortmund Bisa Capai Final
Getty Images/Bongrats/Christof Koepsel
Dortmund -

Kegagalan Borussia Dortmund saat berlaga di Liga Champions musim lalu tampaknya dijadikan pelajaran oleh Juergen Klopp. Kini, dia berhasil membawa Die Borussen lolos ke final dengan catatan oke.

Bersaing dengan Arsenal, Marseille, dan Olympiakos di penyisihan grup musim lalu, Dortmund tersingkir dengan predikat juru kunci. Berbekal dengan itu, dia pun lantas melakukan analisa atas kiprah buruk tim asuhannya.

Dortmund yang dinilai Klopp lebih banyak melakukan penguasaan bola justru memetik hasil buruk. Mereka cuma memetik hasil sekali kemenangan, sekali seri, dan menelan empat kali kekalahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan cara bermain, sepertinya menjadi kunci dari keberhasilan Dortmund bisa menjejak ke babak puncak Liga Champions musim ini. Mereka kini lebih mengandalkan skema serangan balik.

Pemain rekrutan baru, Marco Reus, yang beroperasi di sektor sayap kiri menjadi salah satu pemain kunci Dortmund musim ini. Pesepakbola 23 tahun ini juga memberikan kontribusi maksimal dengan catatan empat gol dan tiga assist dari 12 pertandingan di Liga Champions.

Sementara itu, Robert Lewandowski yang diplot sebagai striker tunggal dalam skema permainan 4-2-3-1, tampil begitu bagus dengan sumbangan 10 gol dalam 12 laga di Liga Champions. Sebagai contoh unjuk ketajaman stiker timnas Polandia itu, saat dia mencetak quat-trick ke gawang Real Madrid di laga leg pertama semifinal yang berakhir 4-1.

Dengan strategi counter attack itu, Dortmund juga mencatatkan performa apik. Mereka belum terkalahkan, sampai akhirnya takluk 0-2 dari Real Madrid saat melakoni leg kedua semifinal di Santiago Bernaberu pada 30 April lalu.

"Saya telah mempelajari statistik. Tim yang berlari terlalu banyak menelan kekalahan, dan tim yang bermain lebih menekan mempunyai kesempatan yang kecil lebih untuk memenangi pertandingan. Sekarang saya tahu mengapa itu bisa terjadi," ungkap Klopp kepada situs resmi UEFA yang dilansir oleh Reuters.

"Kami berlari lebih banyak jika dibandingkan lawan kami dan kami menekan mereka di seluruh lapangan, sejauh mungkin dari daerah pertahanan,"imbuhnya.

(cas/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads