Dari hasil rapat Komite Eksekutif di London, Rabu-Kamis (22-23 Mei 2013), UEFA sepakat untuk menerapkan sanksi yang lebih tegas tersebut mulai 1 Juni 2013. Sanksi ini akan berlaku apabila ada pelecehan rasial yang terjadi, baik oleh pemain, ofisial, maupun suporter.
Pemain atau ofisial yang melakukan pelecehan rasial akan dikenai sanksi berupa skorsing antara 10-15 pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aturan baru ini akan diterapkan di semua pertandingan di kompetisi antarklub Eropa. UEFA berharap anggota mereka mengadopsi aturan ini untuk pertandingan-pertandingan di kompetisi domestik.
"Kami punya lebih dari 120 kasus rasialisme, dan kami menganggap bahwa, sayangnya, sanksi yang dijatuhkan masih belum cukup untuk menghapus rasialisme," jelas Sekjen UEFA, Gianni Infantino, di situs resmi UEFA.
"Komite Eksekutif mendiskusikan ini dan berpikir kami harus bertindak -- dan tidak cuma bicara soal memerangi rasialisme dan tak menoleransinya. Atas alasan ini, sangat penting untuk mengirim pesan yang kuat -- di satu sisi, kami meningkatkan kesadaran kami akan kampanye ini, dan di sisi lain, kami mempertegas sanksi kami terhadap rasialisme," katanya.
(mfi/krs)











































