Dalam playoff Liga Champions leg I lalu, PSV harus puas bermain imbang 1-1 lawan Milan yang ketika itu datang bertamu. Ini membuat peluang kedua tim masih terbuka kendatipun 'Rossoneri' patut diunggulkan karena akan memainkan leg II, Kamis (29/8/20130) dinihari WIB, di kandangnya sendiri.
Dengan tiket Liga Champions dipertaruhkan, tekanan dalam pertandingan sudah pasti cukup terasa. Untuk PSV yang datang sebagai tim tamu, tekanan itu bisa bertambah akibat deraan mental dari para suporter tuan rumah. Fakta bahwa PSV dicatat belum pernah menang di San Siro pun menambah tekanan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Milan memiliki kenyamanan karena bisa memilih di antara para pemain hebat. Kami harus masuk ke lapangan dengan mengetahui kami mesti meredam para pemain itu," lanjutnya.
Namun demikian, Cocu tampaknya juga tahu benar bahwa tekanan tidak kalah kecil bakal membayangi Milan. Sebagai tim unggulan--koefisien Milan di playoff ini cuma kalah dari Arsenal--yang bermain di kandang sendiri, Milan sudah pasti dituntut menang yang mana bisa jadi sebuah tekanan besar.
Fakta bahwa akhir pekan lalu Il Diavolo baru saja kalah 1-2 dari tim promosi, Verona, di ajang Seri A memang bisa melecut semangat Milan untuk bangkit dan unjuk gigi lawan PSV. Tetapi bukan tak mungkin pula sebaliknya, di mana tuntutan untuk segera bangkit itu justru menambah beban para pemain Milan.
"Apakah kami melihat kekalahan Milan dari Verona? Ya, kami melihatnya," jawab Cocu melanjutkan.
(krs/nds)










































