Deja Vu Lagi Buat City?

Undian Liga Champions

Deja Vu Lagi Buat City?

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Kamis, 29 Agu 2013 11:43 WIB
Deja Vu Lagi Buat City?
AFP/Andrew Yates
Jakarta -

Jika Manchester City berada di grup berat Liga Champions musim ini, mungkin mereka bisa bertanya: Rasanya kita pernah ada di sini sebelumnya?

The Citizens tentu belum lupa bagaimana nasib mereka di Liga Champions dua musim terakhir, yakni selalu gagal lolos dari fase grup. Mereka boleh menjadi raksasa di Premier League, tapi perjalanan mereka dalam dua musim sebelumnya tidak sejauh wakil-wakil Inggris lainnya.

Pada 2011/12, undian menempatkan City pada Grup A, satu grup dengan Bayern Munich, Napoli, dan Villarreal. Yaya Toure dkk. mampu memetik tiga kemenangan dalam grup tersebut, tetapi pada akhirnya kalah bersaing dengan Bayern dan Napoli. Mereka hanya finis di posisi ketiga grup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semusim berselang, pada 2012/13, hasil yang diraih City lebih buruk. Mereka tergabung di Grup D bersama Borussia Dortmund, Real Madrid, dan Ajax Amsterdam. Dari enam laga di grup tersebut, City tidak satu kalipun meraih kemenangan. Mereka akhirnya finis di urutan terbawah grup.

Nasib yang membuat City dua kali berada di grup berat tidak lepas karena nilai koefisien mereka yang tidak sebagus wakil-wakil Inggris lain seperti Manchester United, Chelsea, dan Arsenal. Musim ini, berbeda dengan ketiga klub tersebut yang ditempatkan di pot 1, City hanya ditempatkan di pot 3.

Dengan fakta demikian, ada kemungkinan City berada satu grup dengan tim-tim lain dari pot 1 seperti Bayern, Barcelona, Madrid, FC Porto, dan Benfica. Mereka juga bisa berada satu grup dengan tim-tim dari pot 2 seperti Atletico Madrid, Shakhtar Donetsk, AC Milan, Schalke, Olympique Marseille, CSKA Moskow, Paris Saint-Germain, dan Juventus.

Sisanya, mereka kemungkinan akan tergabung dengan salah satu dari tim di pot 4 ini: Copenhagen, Napoli, Anderlecht, Celtic, Steaua Bucuresti, Viktoria Plzen, Real Sociedad, dan Austria Wina.

Sebagai informasi, UEFA Club Coefficient --yang menentukan tim mana ditaruh di pot mana-- disusun berdasarkan performa klub di Liga Champions dan Liga Europa dalam lima musim terakhir. Maka jangan heran jika kemudian Arsenal, yang harus melewati fase playoff, tetap masuk ke Pot 1. Sementara Juventus yang juara Seri A ada di Pot 2 dan Borussia Dortmund yang merupakan finalis Liga Champions musim lalu masuk ke Pot 3.

Dengan performa klub dalam lima musim terakhir itu jugalah United, Arsenal, dan Chelsea mendapatkan keadaan yang lebih menguntungkan dari City. Berpartisipasi secara reguler, dan melangkah lebih jauh dari fase grup, telah menguntungkan ketiganya.

City memang belum pasti mendapatkan grup maut lagi kali ini. Tetapi, andai dapat lagi, bisakah mereka melaluinya?

"Suatu saat kami akan memenangi Liga Champions. Itu pasti. Pertanyaan serupa sempat muncul di Premier League dan kami mampu melakukannya (jadi juara)," ujar bek Vincent Kompany beberapa waktu lalu.

(roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads