Di depan publiknya sendiri di Stadion Ali Sami Yen dinihari tadi, Galatasaray dipermalukan Madrid dengan skor mencolok 1-6.
Awalnya, permainan berjalan cukup seimbang. Berkali-kali serangan klub top Turki ini melancarkan serangan yang membahayakan gawang Madrid melalui Felipe Melo ataupun Burak Yilmaz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madrid menambah keunggulannya menjadi 2-0 di menit ke-54 setelah bola hasil blunder Melo jatuh ke kaki Karim Benzema yang diteruskan menjadi gol. Setelahnya, El Real tanpa ampun menggilas Galatasaray dengan empat gol tambahan yang dibuat Benzema dan tiga lainnya dari Cristiano Ronaldo.
Galatasaray mencetak gol balasan melalui pemain pengganti Umut Bulut di menit ke-84. "Tidak banyak yang bisa dikatakan setelah kekalahan seperti itu, tapi kami telah kalah di dalam sebuah pertandingan dengan cara yang sangat buruk," kata Terim yang dikutip Uefa.com.
"Madrid tidak punya sebuah peluang di babak pertama, padahal kami punya tiga atau empat. Kami tiba-tiba kebobolan banyak gol tanpa alasan yang jelas. Gol pertama itu titik balik permainan."
"Kami memulai babak kedua dengan baik tapi menyusul sebuah kesalahan buruk skor menjadi 2-0. Setelah itu para pemain saya menyerah, karena secara fisik dan mental Anda tidak kuat melawan situasi seperti itu," sambung Terim.
Setelah kekalahan buruk ini, Galatasaray akan kembali menghadapi ujian besar dengan bertamu ke Juventus pada matchday babak penyisihan Grup B berikutnya pada awal bulan depan.
(rin/raw)











































