Gaya itu adalah pertahanan yang solid dan serangan balik yang mematikan. Menurut Pelatih Porto Paulo Fonseca, gaya itu tak lepas dari campur tangan arsitek Atletico Diego Simeone yang pernah lama merumput di Serie A.
Apalagi Atletico baru saja mendapatkan kemenangan penting di La Liga. Tim yang bermarkas di Vicente Calderon itu memenangkan derby Madrid di Santiago Bernabeu lewat gol semata wayang Diego Costa akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atletico itu tim Italia yang bermain di Liga Spanyol. Atletico memaksa kami menguatkan lini pertahanan dan mempercepat serangan. Saya memprediksi mereka menyiapkan skenario dengan mempersempit pergerakan," tambah pelatih berusia 40 tahun itu.
Untuk sementara Porto memang tertinggal di peringkat kedua Grup H karena selisih gol. Di laga pertama Porto menuai kemenangan atas Austria Vienna 1-0, sedangkan Atletico unggul atas Zenit St Petersburg 3-0.
(hen/a2s)










































