Dalam pertandingan di Juventus Stadium, Kamis (3/10/2013) dinihari WIB, Galatasaray yang sempat unggul lebih dulu lewat gol Didier Dorgba di babak pertama harus puas dengan hasil imbang.
Gol penyeimbang Juve lahir di babak kedua lewat penalti Arturo Vidal. Penalti diberikan menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Nordin Amrabat kepada Fabio Quagliarella.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah pertandingan yang aneh, karena Juve tertinggal dan mereka diberi penalti yang, haruskah kita katakan, aneh? Saya pikir tanpa itu mereka tidak akan bisa mencetak gol malam ini. Saya pikir itu bukan penalti," uajr Mancini seperti dikutip Football Italia.
Mancini juga menilai permainan Juve tak terlalu istimewa di laga itu. Namun dia mengakui bahwa Galatasaray menurun di babak kedua karena stamina sudah tidak maksimal.
"Saya pikir itu bukan Juventus yang terbaik, seperti yang ditunjukkan oleh kesulitan mereka, tapi itu normal untuk tim yang sudah memenangi semuanya dalam dua tahun. Mereka juga menghadapi tim yang lebih rapat dan menutup ruang," lanjut Mancini.
"Kami sudah memutuskan untuk bertahan dan menunggu mereka untuk memastikan kami tidak memeberi ruang di belakang, karena kami tahu Juve suka umpan panjang dengan Andrea Pirlo ada di atas," imbuhnya.
"babak pertama berjalan dengan baik, tapi setelah jeda kami kehilangan sesuatu dalam hal stamina dan Juve bisa berbalik menekan kami," kata Mancini menambahkan.
(nds/mfi)











































