Beberapa bulan terakhir dapat dikatakan bukanlah masa-masa yang teramat indah untuk Casillas di klubnya. Di bawah arahan Jose Mourinho musim lalu, kapten tim nasional Spanyol itu mulai tak lagi menjadi kiper utama sejak pertengahan musim.
Perkara cedera, ditambah dengan performa Diego Lopez yang apik di bawah mistar gawang 'El Real', Casillas pun saat itu harus rela lebih sering jadi penonton di bangku cadangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angin segar mulai berhembus ketika Ancelotti memilih Casillas tampil sedari menit awal ketika menghadapi Galatasaray di matchday 1 Liga Champions. Sialnya, Casillas ketika itu cuma bisa tampil 14 menit karena mengalami cedera tulang rusuk.
Usai penampilan singkat tersebut Casillas kembali harus duduk manis di bangku cadangan saat 'Si Putih' menghadapi Elche dan Atletico Madrid di La Liga. Tetapi Casillas bisa tersenyum lagi setelah Ancelotti menunjuknya untuk jadi starter di matchday 2 Liga Champions lawan FC Kopenhagen.
Di Santiago Bernabeu, Kamis (3/10/2013) dinihari WIB, Casillas pun mengawal mistar gawang Madrid, kali ini dari menit awal sampai peluit akhir. Itulah penampilan pertamanya untuk Madrid di Bernabeu sejak kemenangan 2-0 atas Valencia dalam ajang Copa del Rey pada 15 Januari, atau nyaris sembilan bulan lalu, sekaligus menjadi penampilan penuh pertamanya dalam laga kompetitif pada musim ini.
Kegembiraan Casillas niscaya kian lengkap karena di laga itu ia melakukan sejumlah penyelamatan yang turut membantu Madrid menang telak 4-0 atas FC Copenhagen. Situs whoscored.com memberinya ponten 8, situs ESPN menyebutnya melakukan setidaknya lima penyelamatan, dan Ancelotti pun melontarkan pujian.
"Iker Casillas bermain bagus, ia membuat sejumlah penyelamatan bagus di beberapa menit akhir," puji Ancelotti di situs UEFA.
"Ia sangat penting buat skuat. Ia seorang profesional top dan ia sering membantu rekan setimnya," komentarnya.
(krs/rin)










































