Menjelang laga lawan Arsenal, Nuri Sahin membahas soal kariernya di Borussia Dortmund saat ini. Menilai proses adaptasi ulangnya di Dortmund sudah berlangsung cukup mulus, Sahin juga tak menampik dirinya memang belum bisa kembali ke level terbaik.
Sahin mengawali karier di Dortmund dan menghabiskan lima musim pertamanya di Dortmund--ditambah satu musim peminjaman di Feyenoord. Enam musim bermain, penampilan gelandang 25 tahun itu terus menunjukkan tren menanjak dengan catatan 23 gol dan 41 assist di 186 laga semua ajang.
Musim terbaiknya adalah pada 2010-2011 saat membawa Die Borussen kembali juara Bundesliga setelah hampir satu dekade. Statistiknya saat itu adalah delapan gol dan 13 assist dari 40 laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagal mendapatkan tempat utama di Madrid, Sahin lantas dipinjamkan ke klub Inggris Livepool musim lalu. Di Liga Primer, kariernya tak kunjung kembali cemerlang. Ia total hanya bermain 12 kali, menorehkan tiga gol dan tiga assist. Pemain internasional Turki ini tak sampai semusim di Merseyside hingga diambil oleh klub lamanya, Dortmund awal tahun ini.
Sekembalinya ke Dortmund, Sahin tak serta merta langsung tampil gemilang seperti dulu. Mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain--17 kali--ia sejauh ini membuat tiga gol dan tiga assist. Di musim ini, dari 13 pertandingan yang telah dilaluinya, Sahin pun baru mencatat satu assist dan belum bisa menyumbang gol.
Soal adaptasinya saat ini, Sahin menegaskan bahwa kendatipun sempat berpisah beberapa lama dari Dortmund, gaya tim itu sebenarnya tak jauh beda. Sahin pun mengaku proses kembalinya ke tim sudah mulus, walaupun ia memang belum bisa balik ke level terbaik.
"Aku tidak butuh waktu terlalu lama," katanya mengenai proses adaptasinya usai kembali ke Dortmund, seperti dilansir situs UEFA.
"Tim terus berkembang sebagaimana juga para pemainnya, jadi aku tidak butuh waktu terlalu lama. (Gaya Dortmund saat ini) Tidak terlalu berbeda, walaupun aku tahu akan lebih familiar lagi seiring dengan waktu."
"Aku mendapat dukungan penuh dari tim dan pelatih, dan aku juga tahu gayanya (Dortmund), jadi saat nanti aku sudah beradaptasi (sepenuhnya), aku akan baik-baik saja," papar Sahin.
Rabu (23/10/2013) dinihari nanti di laga tandang Liga Champions melawan Arsenal, Sahin kemungkinan besar akan kembali diturunkan sebagai starter, mengingat masih cederanya Ilkay Guendogan dan Sebastian Kehl.
Angka penuh dirasa penting untuk Dortmund di laga kali untuk menjaga kans lolos ke fase knockout tetap besar. Saat ini wakil Jerman tersebut berada di posisi tiga grup F dengan nilai tiga. Mereka tertinggal tiga poin dari sang lawan yang memuncaki klasemen dan kalah head to head dari Napoli di posisi dua.
Namun, tiga angka diyakini tak mudah karena Arsenal tengah bagus-bagusnya, di mana para pemainnya sedang tampil cemerlang seperti Mesut Oezil, Olivier Giroud, dan Aaron Ramsey. Namun Sahin optimistis timnya pasti bisa mengatasi 'The Gunners'.
"Dalam sebuah pertandingan, tidak masalah siapa yang jadi lawan Anda. Yang penting adalah kami punya rencana permainan dan jika kami berhasil membuat rencana dan bermain sesuai itu, kami tidak perlu takut dengan duel-duel individual," tutur Sahin.
(raw/krs)










































