Pemain City Jadi Korban Rasisme di Moskow

Pemain City Jadi Korban Rasisme di Moskow

Doni Wahyudi - Sepakbola
Kamis, 24 Okt 2013 02:11 WIB
Pemain City Jadi Korban Rasisme di Moskow
Epsilon/Getty Images
Moskow -

Meski meraih kemenangan dalam lawatan ke CSKA Moskow, sebagian pemain Manchester City meninggalkan lapangan dengan kesal dan marah. Sebabnya adalah aksi rasisme yang dilakukan suporter tuan rumah.

Salah satu pemain City yang jadi korban diskriminasi rasial adalah Yaya Toure. Dalam pernyataannya pada wartawan usai laga tuntas, dia menyebut hal tersebut sudah dilaporkan pada wasit.

"Saya sudah katakan pada wasit. Saya pikir itu tak dapat dipercaya dan sangat menyedihkan. Kami ingin menghentikan hal tersebut," sahut Toure di BBC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir UEFA harus berbuat banyak demi menghentikan hal seperti ini. Mungkin menutup stadion untuk beberapa pertandingan. Sebagai pemain asal Afrika, selalu menyedihkan mendengar hal seperti itu," lanjut pesepakbola asal Pantai Gading itu.

Terkait kejadian tersebut, Manuel Pellegrini mengaku tak mendengar langsung teriakan bernada rasial dari tribun. Namun dia menyesalkan dan berharap ada tindakan yang diambil atas insiden itu.

"Saya tidak tahu soal hal itu. Itu disayangkan dan saya harap akan ada tindakan yang diambil," timpal manajer asal Chile itu.

Dalam laga yang dilangsungkan di Arena Khimki, Rabu (23/10/2013) malam WIB, City membawa pulang kemenangan 2-1. Sergio Aguero jadi bintang kemenangan timnya dengan dua gol yang dia lesakkan.

(din/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads