Klopp menggambarkan permainan Barca, yang penuh dengan operan-operan pendek, pressing ketat, dan pergerakan pemain yang mengalir itu, dengan satu kata: 'Serenity' --'Ketenteraman'.
Dalam pandangannya, kendati atraktif, Klopp memandang Barca bermain tanpa tenaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barcelona dalam empat tahun terakhir, dengan segala ketenangan mereka, bisa meraih kemenangan 5-0 dan 6-0... tapi, maaf saja itu tidak cukup buat saya," lanjut pelatih kepala Borussia Dortmund ini.
Bagi Klopp, sepakbola yang menyenangkan adalah sepakbola yang penuh dengan emosi. Oleh karenanya, jangan heran jika Dortmund yang ditanganinya itu terkenal dengan tempo cepat, berapi-api, dan doyan melakukan pressing tinggi.
Klopp kemudian menggambarkannya dengan beberapa kalimat berikut, sepakbola yang dimainkan sampai semua orang kelelahan --sampai tidak bisa bermain lagi keesokan harinya.
"Sepakbola bertenaga, bukan yang tenang-tenang saja."
"Hari yang hujan, lapangan yang buruk, semua orang bermain dengan penuh kotoran di wajah, lalu mereka pulang dan tidak bisa bermain sampai empat pekan ke depan. Inilah Borussia," kata dia.
Sebelumnya, Klopp juga menggambarkan bahwa Arsenal milik Arsene Wenger layaknya sebuah orkestra dengan komposisi nada yang megah. Sementara Dortmund-nya adalah musik metal.
(roz/nds)











































