Sudah pastikan lolos ke fase knockout, Manchester United masih berkepentingan di matchday VI Liga Champions kontra Shakhtar Donetsk. 'Setan Merah' punya misi jadi juara grup dan jalan lapang terhampar di depan.
MU yang sedang tampil buruk di kompetisi domestik -- berada di posisi ke-9 dengan 22 poin dan selisih 13 angka dari Arsenal -- justru tampil oke di Liga Champions dengan menguasai puncak Grup A dengan 11 poin dari lima laga.
Mereka sudah pastikan tiket lolos ke babak selanjutnya, meski cuma unggul tiga poin dari Bayer Leverkusen di peringkat ketiga. Sebab mereka punya rekor head to head lebih baik dengan lawan asal Jerman itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan tentu wajib diraih sebenarnya demi memperbaiki kepercayaan diri tim yang tak pernah menang di empat laga terakhir di Premier League.
"Saya rasa kami bisa melakukan segalanya lebih baik. Kami ingin secara keseluruhan baik dalam hal passing dan membuat peluang, menjadi lebih baik lagi. Kami ingin bertahan lebih baik ketika momen itu datang," ujar manajer MU, David Moyes, seperti dilansir Eurosport.
"Saya pikir semua saling berkaitan. Saya pikir di seluruh lini kami sedang coba tingkatkan lagi. Tapi sepertinya baru beberapa pekan lalu kami dipuji karena berhasil mengalahkan Arsenal dan juga Bayer Leverkusen," sambungnya.
Opta melansir bahwa MU punya rekor bagus saat melawan wakil Ukraina di Liga Champions yakni tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari lima kali duel. Sementara itu mereka hanya sekali gagal mencetak gol dari 14 laga kandang terakhir di kompetisi ini.
Gawang David De Gea sendiri selalu clean sheet dalam tiga partai terakhir di Liga Champions. Jalan lapang untuk MU menang kian terbuka ketika Shakhtar punya rekor buruk kala bermain di tanah Inggris, yakni kalah empat kali dan seri sekali dari lima kunjungan.
Meski demikian MU harus waspada terkait dua kekalahan yang diderita mereka dari empat laga kandang terakhir di Liga Champions.
(mrp/rin)











































