Kelolosan Chelsea ke babak 16 besar Liga Champions menuai kritik dari John Terry terkait masih mandulnya lini serang The Blues, yang belum juga ditemukan "obatnya" sejak awal musim ini.
Chelsea menutup fase grup dengan kemenangan 1-0 atas Steaua Bucharest di Stamford Bridge dinihari WIB tadi. Gol tunggal dibuat Demba Ba di menit 10.
Padahal dari statistik Soccernet, Chelsea membuat 18 tembakan dengan lima on goal sementara menguasai 69 persen ball possesion. Tapi tetap beberapa pemain menyerang yang diturunkan macam Andre Schuerrle dan Kevin De Bruyne, gagal menjebol gawang Steaua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penampilan kami masih baik-baik saja. Kami masih bisa lebih baik lagi dan tentunya bisa lebih baik lagi," ujar Terry kepada Sky Sports.
"Penting untuk kami lolos sebagai juara grup, karena beberapa tim kuat menjadi juara grup," sambungnya.
Tapi terselip kekecewaan dari Terry terkait masih mandulnya saja lini depan 'Si Biru' musim ini. Catatan saja bahwa Chelsea jadi pemuncak grup dengan mencetak 12 gol sementara tim-tim favorit juara lainnya seperti Real Madrid, Bayern Munich, dan Barcelona rata-rata bikin 16-20 gol.
Di kompetisi liga mereka memang bikin 27 gol dari 15 laga, tapi topskorer mereka adalah Eden Hazard, yang notabene adalah seorang gelandang dan bikin enam gol. Andre Schuerrle bisa dibilang jadi satu-satunya striker tertajam di klub itu dengan empat gol.
Bagaimana dengan Fernando Torres, Samuel Eto'o dan Ba? Ketiganya total baru mencetak empat gol.
"(Kemampuan lini depan bikin gol) adalah sesuatu yang harus kami perbaiki. Penting untuk laga seperti ini, baik di kandang maupun tandang, kami harus bisa menuntaskan laga lebih cepat," demikian Terry.
(mrp/rin)










































