Pada musim panas Spurs menggelontorkan uang sebesar 26 juta poundsterling demi bisa memboyong Soldado dari Valencia. Harapannya tentu saja penyerang Spanyol itu dapat memperlihatkan, atau bahkan melebihi, ketajaman yang ia perlihatkan bersama El Che saat mencetak 81 gol dari 141 laga.
Akan tetapi, transisi itu rupanya tak berlangsung mulus-mulus amat. Sebelum laga matchday 6 Liga Europa, Soldado tercatat cuma membuat enam gol saja--dua di fase playoff Liga Europa dan empat lainnya di Premier League.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka ketika pemain berusia 28 tahun itu lantas menyumbang tiga gol dalam kemenangan 4-1 Spurs atas Anzhi Makhachkala, Jumat (13/12/2013) dinihari WIB, yang mana membuat The Lily Whites lolos dari fase grup dengan hasil sempurna, seluruh pemain di ruang ganti tim Andre Villas-Boas pun turut gembira.
"Kami semua ikut senang buat Roberto Soldado, ia tidak mencetak gol sebanyak yang ia inginkan jadi semoga saja ia bisa terus mencetak gol dan memperlihatkan ke semua orang penyerang sehebat apa dirinya," tutur pemain Spurs Andros Townsend di Sports Mole.
Tiga gol Soldado ke gawang Anzhi dibuat melalui sebuah sundulan jitu di menit ke-7 dan disusul kemudian lewat sebuah sontekan sembilan menit berselang untuk membuat Spurs unggul 2-0. Soldado lalu melengkapi hat-trick dari titik putih di babak kedua. Situs Whoscored menobatkannya sebagai pemain terbaik di laga itu sekaligus memberinya ponten 10.
Kini publik White Hart Lane tentu berharap "mesin" Soldado sudah panas sehingga bisa terus melakukan apa yang jadi keahlian utamanya, yakni bikin gol. Apalagi akhir pekan ini Spurs harus menjamu Liverpool, Minggu (15/12/2013) malam WIB.
(krs/mfi)










































