Seedorf mempunyai kenangan manis di Liga Champions. Sebagai pemain dia pernah meraih trofi saat membela tiga klub berbeda, Ajax, Real Madrid, dan dua kali bersama Milan.
"Saya sangat bangga dengan capaian itu. Liga Champions adalah adalah turnamen luar biasa di mana para pemain terbaik dan klub terbaik tampil. Bisa memiliki rekor tersebut merupakan kepuasan besar," kata Seedorf kepada situs resmi UEFA dan dikutip Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kembali ke AC Milan sebenarnya membuat saya seperti tak pernah pergi. Saya mengenal semua orang, semua orang mengenal saya. Kembali ke Milanello seperti kembali lagi setelah cedera atau liburan untuk sementara waktu. Setelah 10 tahun saya pikir Anda tahu banyak hal di sini dan tentu saja Presiden, Silvio Berlusconi, selalu mengungkapkan nilai-nilai yang ingin terlihat di dalam lapangan dan di luar lapangan."
"Ada DNA Milan di dalam tubuh saya. Itulah nilai yang ingin saya bangun dan saya sampaikan kepada tim, karena kami memiliki tanggung jawab, khususnya kepada para generasi muda yang menyaksikan kami: ini bukan hanya soal kemenangan, bukan cuma tentang bagaimana kami menang; bukan cuma soal persaingan, tapi juga bagaimana Anda berkompetisi," seru tutur pelatih berusia 37 tahun itu.
Milan sendiri menghadapi laga itu dengan catatan tidak oke di liga domestik setelah masih tercecer di posisi sembilan klasemen Serie A. Yang membanggakan, tim juara tujuh kali Piala/Liga Champions tersebut tetap mampu menjadi satu-satunya tim Italia yang masih tersisa di Liga Champions.
Seedorf juga mengungkapkan tim seperti apa yang ia inginkan untuk dirancangnya. Dia menunjuk Bayern Munich tim ideal yang layak dijadikan contoh.
"Saya senang melihat tim yang gemar menyerang, yang kreatif, dengan pemain yang punya kualitas individu, tapi juga sebuah tim seperti Bayern Munich yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan sebagai tim dengan organisasi tim rapi dan ofensif. Saya bukan penyuka tim yang selalu menunggu dan melakukan serangan balik. Tentu itu bisa efektif, Anda bisa menang seperti itu dan terkadang harus tampil seperti itu."
"Jika Anda tanya apa yang sebenarnya bikin saya semangat maka itu adalah sebuah tim yang mencoba bikin gol lebih dari satu dalam sebuah laga," tegas pria asal Belanda tersebut.
(fem/krs)











































