Kritik Wasit, Pellegrini Disuruh Mendengarkan Oasis

Kritik Wasit, Pellegrini Disuruh Mendengarkan Oasis

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Rabu, 19 Feb 2014 19:14 WIB
Kritik Wasit, Pellegrini Disuruh Mendengarkan Oasis
Getty Images/Laurence Griffiths
Manchester -

Kritik yang dilontarkan Manuel Pellegrini terhadap wasit mendapatkan tanggapan dari media-media Spanyol. Salah satunya menyarankan Pellegrini untuk mendengarkan Oasis.

Kritik tersebut dilontarkannya setelah Manchester City kalah 0-2 dari Barcelona pada leg I babak 16 besar Liga Champions. Pellegrini kesal dan menilai wasit Jonas Eriksson berat sebelah.

Puncak kekesalannya adalah ketika Eriksson memberikan Barca penalti setelah Lionel Messi ditekel dari belakang oleh Martin Demichelis. Tidak hanya itu, Demichelis pun mendapatkan kartu merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pellegrini berpendapat, penalti tersebut seharusnya tidak diberikan kepada Barca mengingat Demichelis melakukan kontak di luar boks. Namun, penilaian Pellegini itu mendapatkan sanggahan dari eks wasit Premier League, Graham Poll.

Poll menyebut, kontak pertama memang terjadi di luar kotak penalti. Namun, kaki Demichelis masih terkait kepada Messi ketika kontak kedua terjadi di dalam kotak penalti. Oleh karenanya, Poll menyebut penalti tersebut sah.

Berbagai media Spanyol pun langsung memberikan tanggapan terhadap protes Pellegrini. Salah satunya adalah El Mundo yang menyebut Pellegrini sebaiknya mendengarkan salah satu lagu Oasis yang berjudul "Some Might Say".

Bukan rahasia juga jika dua pentolan Oasis, Noel dan Liam Gallagher, adalah pendukung sejati The Citizens.

"Mungkin kita semua bisa bertanya kepada penggemar terbesar City, Liam Gallagher, apakah Pellegrini layak menerima kata-kata yang ada di dalam lagu Some Might Say: Some might say they don't believe in heaven/go and tell it to the man who lives in hell (Beberapa orang berkata, mereka tidak percaya surga/Coba bilang hal itu pada orang-orang yang hidup di neraka)."

Lagu tersebut ditulis Noel Gallagher pada 1995. Beberapa orang berpendapat bahwa "Some Might Say" bercerita mengenai bagaimana seharusnya orang-orang berani menerima keadaan dan tidak banyak protes dan mengeluh.

Beberapa media Spanyol lainnya juga membuat tulisan yang tidak kalah pedas. "Semalam adalah monolog-nya Barcelona," demikian tulis AS seperti dilansir Guardian.

City memang belum benar-benar tamat. Masih ada leg kedua yang akan dihelat 12 Maret mendatang di Camp Nou. Selama pulit panjang belum dibunyikan, pertandingan memang belum benar-benar selesai.

(roz/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads